Dua Tokoh Besar Kemendagri Punya Ikatan Emosional dengan Sulut, Korwil PPDI Indonesia Timur Siap Bersinergi Bangun Desa

MANADO — Momentum pergantian kepemimpinan di Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Ditjen Bina Pemdes) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia mendapat respons hangat dan apresiasi mendalam dari kawasan timur Indonesia.
Koordinator Wilayah (Korwil) Indonesia Timur Dewan Pengurus Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia (DPN PPDI), Felix H. Mantiri, S.E., setelah berkoordinasi dengan Ketua Umum DPN. PPDI Widhi HArtono, S.E., S.H., S.Sos; secara resmi menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi pejabat lama serta ucapan selamat bertugas kepada Dirjen Bina Pemdes yang baru.
Menurut Mantiri yang juga adalah Penjabat (Pnj) Hukum Tua Tiwoho Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara, bahwa menariknya, kedua tokoh nasional tersebut ternyata memiliki rekam jejak emas dan ikatan emosional yang sangat kuat dengan wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Minahasa Utara.
Apresiasi Rekam Jejak Emas Dr. Drs. La Ode Ahmad Pidana Bolombo, AP., M.Si.
Mewakili segenap keluarga besar Perangkat Desa di Indonesia Timur, Felix Mantiri menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dr. Drs. La Ode Ahmad Pidana Bolombo, AP., M.Si. atas segala pengabdiannya selama menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa.

“Banyak sekali kenangan dalam memperjuangkan hak-hak dan kemajuan desa di Indonesia bersama beliau. Hubungan emosional kami sangat dekat. Terakhir saat pertemuan ketika beliau masih menjabat (Agustus 2026) silam, sebagai narasumber utama Bimtek Hukum Tua Se-Kabupaten Minahasa Utara, beliau dengan bahasa Manado kental bercerita ketika beliau pernah mengawali karier birokrasinya di jajaran Pemerintah Kota Bitung sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Kantor Camat Bitung Tengah,” ujar Felix.
Pihak DPN PPDI menilai arah kebijakan, bimbingan, dan sinergitas yang selama ini dibangun oleh La Ode Ahmad telah berhasil meletakkan fondasi yang kokoh bagi tata kelola pemerintahan desa yang maju dan mandiri. “Semoga segala pengabdian Bapak senantiasa menjadi berkah dan tuntunan sukses di tempat penugasan yang baru,” tambahnya.
Sambut Hangat Dirjen Baru, Dr. Benhard Rondonuwu, S.Sos., M.Si.
Pada kesempatan yang sama, ucapan selamat dan dukungan penuh mengalir bagi Dr. Benhard Rondonuwu, S.Sos., M.Si. yang kini resmi mengemban amanah sebagai Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri yang baru.

Bagi masyarakat Sulawesi Utara, nama Benhard Rondonuwu sudah tidak asing lagi. Ia merupakan birokrat tulen yang merangkak dari bawah di wilayah Bitung. Rekam jejaknya tercatat pernah mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari Lurah Kadoodan, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bitung Tengah, Plh. Camat Bitung Tengah, hingga Plh. Kasat Pol PP Kota Bitung.
Sebelum ditunjuk memimpin Ditjen Bina Pemdes, ia juga sukses mengemban amanah sebagai Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat pada Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, juga beberapa kali dipercayakan sebagai Pejabat Walikota dan Bupati diberbagai daerah.
Komitmen Bersama Membangun Desa yang Sinergis
Berbekal pengalaman matang sang Dirjen baru dari level pemerintahan terbawah hingga ke tingkat pusat, DPN PPDI menyatakan optimisme tinggi terhadap masa depan desa-desa di seluruh penjuru nusantara.
“Selamat atas kepercayaan baru yang diberikan oleh negara demi memimpin arah tata kelola administrasi desa se-Indonesia kepada senior kami, Bapak Dr. Benhard Rondonuwu,” kata Felix Mantiri atas nama pribadi dan atas nama Ketua Umum DPN.PPDI.
Kepada Mantiri, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri yang baru, Dr. Benhard Rondonuwu, S.Sos., M.Si., ketika dihubungi menyampaikan terima kasih atas dukungan, ucapan selamat, serta kepercayaan yang telah diberikan oleh jajaran Korwil Indonesia Timur DPN PPDI.
Mantan birokrat andalan Sulawesi Utara ini, mengaku sangat tersentuh dengan kehangatan dan hubungan emosional yang tetap terjaga erat dengan rekan-rekan di daerah asal penugasannya terdahulu, terutama di Kota Bitung dan Minahasa Utara. Bagi Benhard, dukungan dari organisasi perangkat desa seperti DPN PPDI merupakan energi besar sekaligus modal utama bagi dirinya untuk mengawali langkah kepemimpinannya di tingkat nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Mantiri, serta seluruh keluarga besar Perangkat Desa di wilayah Indonesia Timur. Amanah baru dari negara ini tentu tidak akan bisa berjalan optimal tanpa adanya sinergi solid dari rekan-rekan yang berada di garda terdepan pemerintahan, yaitu di desa-desa,” tutur Benhard.
Lebih lanjut, Rondonuwu selaku Dirjen Bina Pemdes yang baru dilantik ini menegaskan bahwa pintu kementerian akan selalu terbuka lebar untuk ruang diskusi, koordinasi, dan kolaborasi strategis demi kemajuan desa-desa di seluruh Indonesia. Ia pun berharap agar semangat integrasi, loyalitas kerja, dan komitmen membangun kedaulatan dari pinggiran dapat terus diperkuat secara bersama-sama ke depan.
“Mari kita pererat jabat tangan ini menjadi kerja nyata. Di bawah komando bersama, kita kawal kemajuan administrasi desa, kita sejahterakan rakyat, dan kita buktikan bahwa fondasi Indonesia yang kuat itu lahir dari desa yang mandiri dan berdaya saing,” kunci Benhard dengan penuh optimisme.

Akan hal ini menutup pernyataannya, Felix menegaskan bahwa seluruh elemen Perangkat Desa Indonesia, khususnya di wilayah Korwil Timur, siap merapatkan barisan dan bergerak solid.
“Bersama membangun desa, kerja sama yang sinergis. Kami siap berada di bawah komando kepemimpinan Bapak Dirjen yang baru untuk terus mengawal kemajuan desa, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta memperkuat kedaulatan Indonesia yang dimulai dari desa,” pungkasnya dengan salam hormat dan jabat erat. (SGS)



